Turbin Air I

Turbin air yang terbanyak digabung dengan generator listrik dan digunakan untuk memperoleh energi listrik. Diketahui ada turbin aksi atau turbin bertekanan sama dan turbin reaksi atau turbin dengan tekanan tinggi I berlebihan. Pada yang pertama sebagian terbesar dari energi air diubah dalam penyemprot atau alat penyalur yang tetap menjadi energi kecepatan (energi kinetis), sehingga air itu mengalir dengan kecepatan yang lebih tinggi terhadap bagian yang berputar dari turbin. Tekanan sebelum dan sesudah roda jalan turbin adalah sama. Pada turbin reaksi atau bertekanan tinggi airnya mengalir dengan kecepatan yang relatif lebih kecil namun dengan tekanan tinggi ke dalam roda jalan turbin dan meninggalkannya dengan tekanan sisa yang lebih kecil.
Kincir air adalah perintis turbin yang sangat tua. Kincir itu memanfaatkan selisih ketinggian alamiah dari permukaan sungai kecil. Air itu men erjang sudu dari sebuah roda kayu yang besar, yang kebanyakan langsung dihubungkan dengan sebuah mesin penggarapan. Jika air mengalir dari atas pada sudu kincir air, maka yang kita hapi adalah sebuah kincir air yang digerakkan dari atas. Jika air menekan sudu di bagian bawah dari kincir air itu (gambar 1), maka kincir itu dinamakan kincir air yang digerakkan dari bawah.
Turbin Pelton atau turbin dengan pancaran bebas (gambar 2) adalah sebuah turbin dengan tekanan sama. Roda jalan dari turbin Pelton kebanyakan dipasang dengan poros yang datar (horisontal). Pada garis keliling roda jalan dipasangkan sudu-sudu berbentuk setengah bola dan menyerupai bokor. Melalui satu atau dua penyemprot air, yang pancarannya memperlihatkan penampang lingkaran, merupakan garis singgung pada sudunya. Karena adanya penyekat pada bagian tengah sudu yang berbentuk bokor itu (gambar 3) pancaran air itu terbagi menjadi dua aliran bagian. Pembulatan dari bokor membelokkan kedua pancaran air yang terbagi itu hampir 180° Sebagai akibat dan terbaginya pancaran air pada kedua belahan bokor tenaga yang ditimbulkan karena pembelokan pancaran sebetulnya besarnya sama, namun arah kerjanya berlawanan. Oleh karenanya tenaga tersebut saling imbangi. Roda-Pelton itu dengan demikian tidak menunjukkan adanya penggeseran aksial. Di bagian atas roda jalan itu dilindungi oleh suatu rumah/wadah, yang dalam pada itu ke bawah untuk pembuangan air terbuka sama sekali. Poros roda jalan pada kedua sisinya dipasangkan pada rumahnya.
Roda jalan itu tidak boleh dicelupkan ke dalam air bawah yang mengalir keluar. Kecepatan dari pan caran air yang men erjang sudu dan banyaknya air menentukan daya kerja turbin-Pelton. turbin-air-11Hal ini diatur dengan mengubah garis-tengah lubang pengeluaran dari penyemprotnya. Untuk maksud tersebut dipasang di tengah-tengah pada penyemprot sebuah jarum yang dapat digeser-geser, yang mempunyai kepala berbentuk bawang, dan menurut keadaan melepaskan garis tengah cincin lingkaran yang lebih besar atau lebih kecil. Jika beban turbin tiba-tiba menjadi lebih kecil, maka pada tiaptiap penyemprot berputar sebuah pembelok pancaran ke dalam pancaran air yang menyemprot dari penyemprot dan memisahkan suatu arus cabang (gambar 4). Sekarang jarum penyemprot itu menggeser ke depan menuju ke lubang pengeluaran, ketika massa air yang mengalir keluar menjadi berkurang, sebagai akibat mengecilnya penampangpenyemprot (nozel). Pada waktuyangbersamaan pembelok pancaran itu bergerak kembali ke kedudukan semula. Andaikata pada turunnyabeban secara mendadak jarum nozel itu di stel terlampau cepat, maka dalam saluran pipa itu akan terjadi suatu kenaikan tekanan karena penghambatan massa secara mendadak itu, yang disebut “pukulan air.” Gerakan jarum nozel dan membeloknya pembelok pancaran terjadi secara otomatis dikendalikan melalui penggerak hidraulis, yang bekerja dengan minyak tekan. TurbinPelton dibangun untuk instalasi tenaga air dengan perbedaan tinggi air yang besar.

sumber : dari berbagai sumber

7 responses to “Turbin Air I

  1. tolong dilampirkan cara mencari segitiga kecepatan sudu nya…
    thanks

  2. mas jhon ini gambaran garis besar dari sistem turbin kincir air, tapi coba saya infokan apa yang anda inginkan

  3. terim kasih mas,karena dengan blognya mas saya bisa mengerjakan tugas dari guru saya.makasih ya mas

  4. tolong dilampirkan cara mencari segitiga kecepatan sudu nya…

  5. tolong dipaparkan secara rinci sistem kerja sesuai dengan gambar yang dicantumkan. trima kasih.

  6. salam kenal,
    saya lagi nyusun skripsi, memakai sistem runer kaplan an nozel.tetapi digerakkan dengan angin bertekanan 6 bar.output yang diharapkan hanya 3,2 Nm.ada yang bisa bantu referensi apa yg saya butugkan??
    Trimakasih

  7. sangat bgs. cuma saya ingin bertanya, putaran turbin besar atau kecil di akibatkan oleh apa saja tp berdasarkan literatur dan rumus….
    hubungan antara putaran runner dengan daya yang dihasilkan turbin?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s