Anis Blog

Ide-Ide Adalah Simbol Manusia Untuk Selalu Maju

Daur Ulang Kertas

Daur ulang kertas merupakan proses memisahkan serat-serat kertas menjadi serat benang menjadi kertas lagi. Tujuan daur ulang adalah mengurangi limbah sampah kertas dan memproses limbah kertas menjadi kreasi daur ulang.

Berikut adalah proses pembuatan kertas daur ulang.

I. Alat yang diperlukan :

Papan kayu atau triplek, kain tipis, screen kerapatan 36 atau 38, rakel, blender, bak besar dan ember.

II. Bahan yang diperlukan.

Kertas bekas disobek-sobek (direndam semalaman), karakteristik, pewarna alami atau buatan, pemutih dan lem (jika diperlukan).

III. Langkah-langkah pembuatan.

1. Siapkan rendaman sobekan kertas.

2. Siapkan papan yang tlah dilapisi kain.

3. Blender kertas dengan air, perbandingannya 1:3 hingga menjadi bubur kertas (pulp).

4. Masukkan pulp ke dalam bak yang telah diisi air satuper empat bagiannya.

5. Ulangi langkah tiga dan empat kira-kira tujuh ataudelapan kali.

6. Blender karakteristik dan pewarna alami secaraterpisah dengan sedikit air.

7. Masukan ke dalam bak. Aduk rata.

8. Blender satu setengah sendok teh lem dan air.

9. Berdirikan papan dengan kemiringan kira-kira 45 derajat. Basahi papan dengan air.

10. Masukkan screen ke dalam air. Saring pulp dengan screen secara merata.

11. Tempelkan screen pada papan. Gunakan rakel untuk meniriskan air pada screen hingga air tidak menetes lagi. Lepaskan screen.

12. Ulangi langkah 10 dan 11 hingga pulp di bak habis.

13. Jemur papan di tempat panas. Kertas akan kering sekitar tiga jam. Jika diletakkan di ruang tertutup, kertas akan kering keesokan harinya.

14. Setelah kering, cabut kertas secara perlahan agar tidak robek.

15. Kertas daur ulang siap digunakan.

Tebal tipisnya kertas yang terjadi tergantung pada komposisi bubur kertas dan air. Semakin banyak bubur kertas semakin tebal.

Pemanfaatan kertas daur ulang yaitu untuk membuat kartu lebaran, ulang tahun, frame pas photo dan aneka kerajinan lain. Pemasaran masih di lingkungan sekolah. Sebenarnya engan menekuni pembuatan kertas daur ulang dapat digunakan untuk menambah penghasilan.

September 5, 2008 - Ditulis oleh moechah | Ide | | & Komentar

& Komentar »

  1. bagus..bagus..
    mari sama-sama kita lindungi bumi dari ancaman global warming

    Komentar oleh hilda | September 13, 2008 | Balas

  2. Ya makasih….. memang saatnya kita melindungi bumi.
    Demi anak cucu kita nanti

    Komentar oleh moechah | September 14, 2008 | Balas

  3. saya sangat tertarik dengan kertas daur ulang. namun saya belum paham dan belum mempunyai bayangan tentang alat yang digunakan, yaitu rakel. sebenarnya apa yang disebut dengan rakel itu?mohon penjelasannya.terima kasih.

    Komentar oleh rini | Oktober 7, 2008 | Balas

  4. rakel adalah salah satu alat yang biasanya digunakan pada usaha sablon, yang biasanya digunakan bersama screen, yang penggunaannya pada sablon untuk mengkuaskan tinta sablon yang ada di Screen supaya tercipta gambar di obyek sablon. Jika digambarkan karet yang diberi pegangan kayu memanjang yang panjangnya selebar screen. Yang fungsi untuk meratakan tinta (pada sablon), atau merata pulp diatas screen.

    Komentar oleh moechah | Oktober 8, 2008 | Balas

  5. kalau sampah selain kertas enaknya diapain ya? aku lagi bingung ne, sampah di tempat aku makin lama makin menggunung

    Komentar oleh Muhammad Najib | Desember 26, 2008 | Balas

    • mas Najib, bisa diinfokan sampah apa saja, jika sampah plastik anda bisa buat biji pasltik lagi dan dijual ke pabrik plastik atau dibuat briket plastik, jika sampah daun-daun bisa dibuat kompos atau briket, kalau sampah basah bisa menjadi pakan ikan lele, atau menjadi pupuk tanaman. Sampah barang-barang pecah (kaca) bisa anda kreasi ke hasta karya seperti pemanis pada pot atau mungkin anda punya kreasi lain, atau mungkin dilebur.

      salam
      moech anis

      Komentar oleh moechah | Desember 29, 2008 | Balas

  6. Lokasinya dimana ya bu ? Bisa ga untuk kunjungan pendidikan SD ?

    Komentar oleh eti | Maret 5, 2009 | Balas

  7. produk yg sudag dibuat ada gak???

    Komentar oleh inggil | Juni 11, 2009 | Balas


Tinggalkan komentar