Sampah Elektronik Berbahaya bagi Kesehatan dan Lingkungan
Pada abad informasi ini, barang-barang elektronik seperti komputer, telepon genggam, tape recorder, VCD player, dan televisi bukanlah benda yang asing lagi bagi kita. Barang-barang elektronik tersebut bukan hanya akrab di kalangan penduduk kota, tetapi juga telah dikenal dengan baik oleh masyarakat yang tinggal di pelosok desa sekalipun. Dan bahkan, bagi sebagian orang, barang tersebut merupakan kebutuhan vital yang harus terpenuhi seperti layaknya sembako. Kebutuhan akan layanan informasi dan pengolahan data telah menempatkan barang-barang elektronik menjadi kebutuhan hidup sehari-hari. Baca selebihnya »
Bisnis daur ulang plastik
BISNIS DAUR ULANG PLASTIK
Persiapan awal usaha daur ulang plastik Sebelum memulai usaha daur ulang plastic, sebaiknya kumpulkan terlebih dulu sebanyak banyaknya informasi tentang usaha daur ulang plastic ini. Usaha ini cukup menjanjikan karena walaupun usaha ini adalah usaha yang bergelut dengan kotoran atau barang barang bekas, namun transaksi usaha ini semuanya cash and cary – atau tunai dan tidak ada system utang, mulai dari tingkat pemulung, pengepul hingga sampai pada penjualan biji plastiknya. Survey dan pengumpulan informasi Baca selebihnya »
Sampah plastik
Sampah plastik sangat jarang dilirik pemulung, karena dianggap tidak bisa dijual. Padahal sampah plastik ini sangat dibutuhkan sebagai bahan baku oleh pabrik pembuat produk plastik. Pasokan bahan baku ini masih kurang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. SukatnaSampah plastik selama ini benar-benar hanya dilihat sebagai sampah semata. Hampir-hampir tidak ada yang bisa melihat sisi positif pada sampah plastik, bahkan pemulung pun enggan mengumpulkannya. Padahal sejatinya, sampah plastik ini bisa didaur ulang menjadi bahan baku pembuatan plastik. Permintaan terhadap bahan baku ini pun sangat besar sehingga pabrik pembuatan plastik sering kehabisan stok bahan baku.Belum lagi kalau dilihat dari sisi penyerapan tenaga kerjanya. Dalam bisnis ini banyak pihak yang bisa terlibat di dalamnya. Misalnya pemulung, penampung, bandar sampah plastik bekas, maupun pemasok ke perusahaan daur ulang sampah plastik. Baca selebihnya »
IPTEK VOICE : PLASTIK YANG AMAN
“Plastik adalah senyawa Makro Molekul Organik yang diperoleh dengan cara polymerisasi dan plastik terbagi menjadi dua jenis yaitu Thermo Plastic dan Thermo Set, Thermo Plastic adalah material plastik yang apabila dipanaskan akan meleleh dan bila suhu menjadi dingin akan menjadi keras kembali sehingga material ini bisa dibentuk kembali dan didaur ulang sedangkan Thermo Set tidak bisa didaur ulang,” jelas Riny. Baca selebihnya »
Teknologi Produksi Recycle Komposit Bermutu Tinggi dari Limbah Kayu dan Plastik
Pada pengolahan kayu di industri-industri perkayuan terutama industri kayu lapis dam kayu gergajian selain produk kayu lapis dan kayu gergajian diperoleh pula limbah kayu berupa potongan kayu bulat (Log), sebetan sudah dimanfaatkan sebagai inti papan blok dan bahan baku papan partikel. Sayangnya limbah dalam bentuk serbuk gergaji belum dimanfaatkan secara optimal, terutama hanya untuk bahan bakar boiler atau dibakar tanpa pemanfaatan yang berarti dan menimbulkan masalah terhadap lingkungan (Febrianto et al., 1999).
Di lain hal, dalam kurun waktu 1995 sampai 1999 terjadi peningkatan volume plastik Polypropylene sebesar 34,1% (BPS, 1999). Pada tahun 1999 dilakukan impor limbah dan potongan (Scrap) plastik dengan volume yang mencapai 400,57 ton (BPS, 1999). Baca selebihnya »
Mengelola Sampah
Mengelola Sampah, Mengelola Gaya Hidup
Pengelolaan Persampahan: Menuju Indonesia Bebas Sampah (Zero Waste )
Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktifitas manusia. Setiap aktifitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah. Jumlah atau volume sampah sebanding dengan tingkat konsumsi kita terhadap barang/material yang kita gunakan sehari-hari. Demikian juga dengan jenis sampah, sangat tergantung dari jenis material yang kita konsumsi. Oleh karena itu pegelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari ‘pengelolaan’ gaya hidup masyarakat. Baca selebihnya »
Menunggu Waktu
Tinggal 2 hari lagi menuju kemenangan. Pertahankan amal ibadahmu dan tingkatkan kualitas dirimu dihadapan Allah SWT. 48 Jam waktu yang cukup pendek, tapi gunakan waktu itu dengan hal-hal yang berguna dan bermanfaat.
Assalamu Alaikum Wr. Wb,
Saya sekeluarga dan teman-teman dari BIPneT Semarang haturkan
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
1 SYAWAL 1429 H
Taqobbalallahu Minna Wa Minkum,
Minal Aidzin Wal Fa Idzin
“MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN”
Atas semua salah dan khilaf serta ucapan yang menyakitkan
maupun tingkah laku yang tidak patut
Semoga amal ibadah yang telah kita lakukan
pada bulan Ramadhan ini diterima dan
Hari-hari mendatang dapat kita lalui
atas bimbingan serta diridhoi oleh Allah SWT,
Amin ya rabbanal alamin
Wassalam.
dari :
Moechah and BIPneT Semarang
10 Teknologi Pencegah Bumi dari Kehancuran
Tulisan ini menarik untuk dibaca kembali
Ada anggapan dari kaum skeptis bahwa teknologi hanya merusak lingkungan. Anggapan ini menantang para ilmuwan untuk mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.
PBB memperkirakan, hingga tahun 2030 kebutuhan energi akan melonjak sebesar 60 persen. Sebanyak 2,9 miliar manusia akan kekurangan pasokan air. Berikut 10 jenis teknologi yang tergolong dapat mencegah bumi dari kehancuran.
1. Memproduksi minyak secara alami
Ada proses bernama thermo-depolymerization, suatu proses yang sama dengan bagaimana alam memproduksi minyak. Misalnya limbah berbasis karbon jika dipanaskan dan diberi tekanan tepat, mampu menghasilkan bahan minyak. Secara alamiah proses ini menbutuhkan waktu jutaan tahun. Dari eksperiman yang sudah-sudah, kotoran ayam kalkun mampu memproduksi sekitar 600 pon petroleum.
Kotoran Manusia Menjadi Energi?
Kotoran manusia diolah menjadi energi? Bukan guyonan, sebab memang sudah terjadi sungguhan. Penelitian untuk mengubah kotoran manusia menjadi sumber energi sudah dicanangkan sejak tahun 2000 oleh para peneliti di Thailand[1].
Mereka membangun sebuah reaktor khusus yang mengubah hasil sekresi manusia menjadi bahan bakar berkualitas tinggi. Walaupun proses tersebut masih tergolong sangat mahal, mereka optimis biofuel ini akan mudah diperoleh di masa depan seperti penggunaan bahan bakar minyak saat ini.
Tetap Sejuk Walau Hemat Listrik
JAKARTA, Netsains.
Ingin tetap sejuk walau listrik harus dihemat? Tidak ingin kepanasan kendati AC diputar ke angka paling minimum? Tenang saja, sudah ditemukan teknologi yang mampu menghemat biaya, energi, lagi ramah lingkungan. Sayangnya teknologi ini baru bisa dijalankan di kantor-kantor besar saja.
Teknologi ini sudah dipakai di sejumlah gedung perkantoran di New York Mereka menggunakan sistem penyimpan energi pelepas balok-balok es yang memompa udara sejuk ke seantero gedung. Sistem ini menghemat pengeluaran perusahaan dan mengurangi tekanan konsumsi listrik.Bisa dibayangkan di musim panas ini, total konsumsi listrik di New York nyaris melebihi listrik yang digunakan seluruh penduduk Negara Chile.
Kapan ya bisa dipakai di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia?
